Tim Gabungan TNI-Polri Serta Unsur Terkait Bantu Penanganan Banjir

Operasi SAR gabungan terhadap warga terdampak banjir di Kota Balikpapan dihentikan. Musibah banjir yang mulai sedari subuh tadi, sempat menghebohkan penduduk sekitar kawasan Jalan MT Haryono, Jalan Beler, Jalan Penegak, dan Kariangau.

 

Menerima laporan terkait bencana banjir tersebut, Kepala Kordinator Basarnas Balikpapan Melkianus langsung menurunkan personilnya untuk melakukan evakuasi dibantu oleh beberapa unsur gabungan dari TNI/Polri, dan pihak terkait lainnya.

 

Setelah menerima laporan kami menurunkan tim SAR sebanyak 2 tim, dan ada juga teman-teman BPBD, TNI/POLRI, dan relawan lainnya untuk membantu melakukan evakuasi.

 

Dari sejumlah titik, terhitung ada 28 orang di Graha Mulawarman, delapan orang di Pondok Asri Manggar Sari, dua di Jalan MT Haryono Gang Teratai, satu orang di Hotel Herma, serta tiga orang di Kelurahan Damai Balikpapan. Total ada 42 jiwa dari 37 orang dewasa dan 5 balita, korban banjir yang berhasil di evakuasi.

 

Menjelang sore hari, air dikabarkan telah berangsur surut.

 

Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur SAR Gabungan dikembalikan ke kesatuannya masings dan dilanjutkan dengan kesiapsiagaan.

 

Diinformasikan, Gubernur Kaltim Isran noor turut meninjau lokasi terdampak banjir di Kelurahan Damai. Begitu pula rombongan Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud, melaksanakan pemantauan banjir dan pembagian logistik terdampak banjir di Graha Mulawarman.